Alasan Kenapa Saya Harus Investasi di Saham

Alasan Kenapa Saya Harus Investasi di Saham – Saham merupakan suatu investasi yang baiknya dilakukan untuk jangka panjang. Sebagai investor pemula pastinya ingin segera untuk bertransaksi di pasar modal. Investor pemula membuka rekening, membuat akun sekuritas, dan langsung memilih saham yang cocok untuk dibeli. Tanpa berpikir panjang tentang risiko dan sistem perdagangan yang ada di bursa saham.

Karena Manfaat investasi tidak dapat hasil yang optimum jika hanya dalam jangka waktu singkat. Persepsi masyarakat tentang pasar saham dan risiko terkait yang telah mempengaruhi harga saham. Untuk itu sangat sulit untuk memprediksi pergerakan harga saham di pasar saham. Silahkan baca hingga selesai untuk mengetahui apa saja yang ada di perdagangan saham.

Bisa dimulai dari 1 lot

Investasi saham merupakan salah satu jalan untuk uang bekerja untuk anda. Modal yang dikeluarkan tidak harus besar dari hanya 1 lot atau 100 lembar saham untuk dapat berinvestasi. Anda dapat memulai berinvestasi dari menyisihkan beberapa ratus ribu yang biasa anda keluarkan untuk membeli coffee latte. Ini adalah cara yang hampir tidak terasa untuk menggunakan uang anda untuk memperoleh tujuan anda di masa depan. Apabila anda seorang investor pemula yang hanya mampu menyisihkan ratusan ribu pada bursa saham adalah keputusan yang bagus untuk memulai.

Melawan Inflasi

Inflasi sangat merugikan ketika anda mencoba menabung untuk membeli sesuatu yang bernilai besar, seperti membeli rumah dan dana pensiun yang nyaman. Menurut data histori inflasi yang ada di dari Bank Indonesia dari tahun 2001-2019 menunjukkan tingkat inflasi rata-rata pada 6% per tahun. Jika kita menabung uang tersebut dalam bentuk deposito, melihat angka bunga deposito yang berkisar pada angka 6% per tahun. Ini memperlihatkan bunga deposito hanya mampu menahan laju inflasi dan anda harus menahan uang tersebut dalam jangka waktu tertentu. Apabila mengambil sewaktu-waktu akan mendapatkan denda. Apalagi jika anda hanya menabung di tabungan, Uang anda bakal habis tergerus akibat inflasi dan biaya administrasi bank.

Menumbuhkan Kekayaan

Jika anda memutuskan investasi uang anda dalam saham, Ingat tidak ada jaminan untuk kinerja saham anda. Namun, Tidak perlu untuk membeli saham seperti apple dan amazon berikutnya untuk mendapatkan keuntungan yang luar biasa. Berdasarkan data pasar saham beberapa tahun yang lalu, pengembalian investasi rata-rata tahunannya sebesar 10%. Terlepas dari volatilitas pasar modal, perubahan harga saham untuk berubah dengan cepat. Dari waktu ke waktu dalam sejarah terdapat kondisi dimana pasar terjadi kehancuran yang ditandai penurunan harga saham yang drastis.

Diversifikasi Investasi

Ketika anda mendiversifikasikan investasi dalam bentuk saham dengan obligasi, deposito, dan tabungan dapat membantu melindungi anda dari volatilitas pasar keuangan yang berbeda. Biasanya, Ketika pasar modal turun, pasar obligasi akan naik, atau sebaliknya. Apa yang terpenting adalah anda mampu untuk menjaga nilai investasi dengan cara membagikan investasi anda. Jangan taruh uang anda pada hanya satu instrumen keuangan.

Tidak Perlu Tergesa, Siapkan Dulu Ilmu Tentang Saham

Tidak perlu terburu-buru untuk berinvestasi di saham sekarang juga. Langkah awal yang perlu anda lakukan yaitu mengerjakan tugas. Tentukan tujuan dan ekspektasi yang realistis dan temukan cara untuk menggunakan informasi yang ada agar mendapatkan keuntungan yang terbaik. Mulai saja dengan berlatih untuk menjual dan membeli saham untuk beberapa waktu sebelum terjun ke pasar modal. Ingat, pasar saham terkadang memiliki pergerakan harga yang tanpa ampun. Tetapi, Investasi di saham juga bisa menjadi upaya yang menarik dan sangat menguntungkan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: