Minum Kopi Arabika atau Kopi Robusta

63

Memesan kopi di kedai yang menyediakan manual brew terkadang mengalami hal ini.

“Selamat Datang di readtic coffee, Mau pesan apa kak ?”

“Itu kak pesan yang manual brew 1”

“Untuk bijinya pakai apa kak?”

Beberapa saat memilih biji kopi yang tersedia. Lalu mengatakan yang diinginkannya kepada barista.

Belakangan ini tren meminum kopi sangat tinggi, buktinya kedai kopi di pinggir jalan hanya berjarak beberapa ratus meter. Mereka menawarkan espresso, manual brew hingga kopi kekinian yaitu kopi susu.

Kadang memilih kedua jenis kopi yang memiliki karakter yang berbeda ini butuh pengalaman dan mengerti karakternya. Sebab Kedua kopi memiliki rasa masing-masing.

Apalagi buat kalian yang mau meminumnya untuk di rumah. Aku mau berbagi tentang pemilihan biji kopi yang mana yang harus kalian pilih untuk menemani waktu santai Anda.

Berikut adalah alasan untuk minum kopi arabika atau robusta ?

Aroma yang memikat

Arabika memiliki rasa yang lebih bervariasi. Kopi akan mengeluarkan aroma buah-buahan seperti bunga, cokelat, karamel, dan madu Ketika Anda menciumnya.

Sedangkan kopi robusta cenderung memiliki rasa yang netral. Aroma yang dikeluarkan seperti aroma kacang-kacangan dan manis.

Kecenderungan orang akan memilih kopi arabika dibandingkan robusta.

Asal

Kopi arabika berasal dari negara Ethiopia dan Brasil, yang tumbuh pada daerah ketinggian 700-1700 mdpl. Suhu daerah pohon berkisar antara 16-20 0C.

Untuk kopi robusta berasal dari Afrika Barat dan tumbuh di suhu yang lebih tinggi dari tanaman kopi arabika. Serta tumbuh pada dataran rendah dengan ketinggian di bawah 700 mdpl. Pohon Robusta banyak terdapat di Kolombia, Indonesia, dan Filipina

Dari segi rasa

Perbedaan sangat terasa pada saat kopi tersebut di minum.

Kopi arabika yang tumbuh di daerah dingin ini memiliki rasa berkisar dari manis ke tajam, tergantung di mana kacang ditanam dan bagaimana diproses.

Pada kopi robusta, Anda akan menjumpai rasa yang lebih menyerupai cokelat, kacang-kacangan. Robusta juga cenderung memiliki tekstur yang kasar dan warna yang bervariasi.

Kegunaan

Kopi arabika biasanya untuk membuat kopi teknik pour over yang akan mengeluarkan rasa yang diinginkan.

Kopi Robusta digunakan untuk kopi instan dan espresso untuk menghasilkan kadar kafein yang tinggi.

Harga

Di pasar harga biji kopi arabika lebih mahal dibandingkan denga biji kopi robusta.

Harga kopi arabika lebih mahal dikarenakan kesulitan dalam segi tanamnya dan lebih rentan terhadap hama dan penyakit. Serta rasa kopi yang unik tersebut.

Sedangkan kopi robusta lebih tahan hama dan mudah di budidayakan. Oleh sebab itu harga kopi robusta relatif lebih murah.

Akhir kata

Akhirnya kesimpulan untuk menggunakan biji arabika atau biji robusta tergantung selera. Pada saat meminumnya Anda lebih suka yang mana. Karena setiap orang memiliki kesukaan tentang menikmati minum kopi Anda sendiri.

Credit photo : Photo by Burst on Pexels

Leave a Reply

%d bloggers like this: